FKDC Dorong Kemandirian Difabel Desa Nanggela Lewat Penguatan Peran dan UMKM
4 Mei 2026 - Forum Komunikasi Difabel Cirebon (FKDC) sebagai mitra SIGAB Indonesia, dengan dukungan Pemerintah Australia–Indonesia melalui Program INKLUSI, terus memperkuat upaya pemberdayaan difabel di tingkat desa. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari Program SOLIDER Fase 2 (Strengthening Social Inclusion for Disability Equity and Rights) yang berfokus pada penguatan inklusi sosial serta pemenuhan hak-hak difabel.
Bertempat di Sekretariat Kelompok Difabel Desa (KDD) Nanggela, Kecamatan Greged, pertemuan rutin berlangsung dengan suasana hangat dan penuh semangat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga ruang belajar bersama untuk memperkuat kapasitas organisasi dan membangun kepercayaan diri anggota.
Dalam pertemuan kali ini, pengurus KDD mulai mengambil peran aktif. Ada yang bertugas sebagai MC, menyampaikan sambutan sebagai ketua, hingga membacakan laporan kegiatan dan keuangan. Pembagian peran ini menjadi langkah penting dalam membangun tanggung jawab kolektif sekaligus melatih kepemimpinan di internal kelompok.
KDD juga mulai bergerak lebih terarah dengan melakukan pemetaan potensi, bakat, dan minat anggotanya. Dari proses tersebut, disepakati pembentukan tim khusus pengelola UMKM KDD. Tujuannya untuk menciptakan fokus kerja, pembagian tugas yang jelas, serta menghindari ketergantungan antaranggota.
Selain itu, pertemuan ini juga mempertajam rencana penguatan UMKM dengan menyusun langkah-langkah yang lebih terukur dan berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian ekonomi difabel secara nyata.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Mereka tidak hanya hadir, tetapi aktif berdiskusi dan menyampaikan gagasan. Hal ini menunjukkan bahwa ketika ruang partisipasi dibuka dan didukung, difabel mampu mengambil peran, menentukan arah, dan menjadi bagian dari solusi.
Langkah yang dilakukan di Desa Nanggela hari ini menjadi fondasi penting menuju masyarakat yang lebih inklusif, setara, dan berkeadilan.